Persyaratan Pendaftaran Mahasiswa

PERSYARATAN UMUM 2017

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Dokter Spesialis lulusan dalam negeri maupun luar negeri di bidang yang sesuai dengan bidang subspesialis yang dituju.
  3. Dokter Spesialis lulusan di luar Indonesia yang telah mendapatkan sertifikat adaptasi dari Institusi Pendidikan yang diakui oleh Kolegium spesialis masing-masing.
  4. Memiliki Copy Ijazah Pendidikan Dokter Spesialis, yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas Kedokteran asal.
  5. Mendapat surat persetujuan mengikuti Pendidikan subspesialis dari atasan (bagi yang sedang bekerja).
  6. Bagi Calon Peserta PPDS Subspesialis yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), wajib melampirkan fotokopi Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bagi Calon Peserta yang berstatus sebagai Anggota TNI/POLRI, wajib melampirkan fotokopi Surat Perintah (Sprin) Pertama dan Surat Perintah (Sprin) terakhir.
  7. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dokter spesialis yang masih berlaku (satu tahun sebelum masa berlakunya habis pada saat tes/bukti pengurusan perpanjangan).
  8. Membuat surat pernyataan bersedia mematuhi semua peraturan yang berlaku di RSUD Dr. Soetomo, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Program Studi masing-masing.
  9. Membuat surat persetujuan mengikuti Pendidikan Subspesialis dari orang tua/suami/istri.
  10. Untuk Program tugas belajar yang berasal dari Kementerian Kesehatan wajib  mempunyai surat keterangan pembiayaan SOP & SP3 ditanggung KEMENKES/DINKES setempat setelah dinyatakan lulus seleksi.
  11. Memiliki surat persetujuan/rekomendasi/penugasan dari instansi induk, sebagai berikut :
    • Bagi calon peserta PPDS subspesialis yang memperoleh Tugas Belajar dari Kementerian Kesehatan/Dinas Kesehatan, dengan melampirkan Surat Persetujuan dari Kementerian Kesehatan/Dinas Kesehatan.
    • Bagi calon peserta PPDS subspesialis dari TNI/POLRI yang memperoleh Tugas Belajar dari Kementerian Pertahanan dengan melampirkan Surat Persetujuan dari Mabes TNI/KepalaKepolisianRepublik Indonesia (POLRI).

Bagi calon peserta dari ex PTT akan diatur lebih lanjut sesuai dengan petunjuk pelaksanaan yang ada.

  1. Menyerahkan Daftar Riwayat Hidup/Curriculum Vitae.
  2. Mendapat surat rekomendasi dari kolegium sesuai dengan bidang spesialisasinya

 

PERSYARATAN KHUSUS

  1. Indeks prestasi kumulatif (IPK) Program Pendidikan Spesialis anestesiologi dan Terapi Intensif > 2,50.
  2. Kesempatan mengikuti ujian seleksi Prodi Pendidikan Sub-Spesialis Anestesiologi dan terapi Intensif maksimal 2 kali
  3. Memiliki salah satu Sertifikat ATLS/PTC/NLS/ BLS.
  4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai > 450 dari lembaga yang diakui.
  5. Memiliki surat keterangan sehat
  6. Telah melaksanakan praktik sebagai dokter spesialis sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun kecuali tenaga pengajar atau dosen prodi terkait
  7. Calon peserta yang menjadi prioritas adalah yang berasal dari:
    1. Institusi Pendidikan Anestesiologi dan Terapi Intensif
    2. Rumah Sakit yang melakukan pelayanan tersier dan memiliki sarana medik terkait.
  8. Mendapat surat rekomendasi dari organisas profesi sesuai dengan bidang spesialisasinya

 

Selengkapnya dapat dilihat di http://ppmb.unair.ac.id/web/site/ppds2

 

Persyaratan Pendaftaran Konsultan Anestesi Pediatri

 

  1. Memiliki STR dan SIP dokter Spesialis yang masih berlaku
  2. Aktif mengikuti kegiatan program pendidikan dan pelatihan berkelanjutan di bidang ilmu spesialis anestesiologi dan terapi intensif
  3. Telah melaksanakan praktik sebagai dokter spesialis sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun
  4. Bagi tenaga staf pengajar/dosen telah melaksanakan praktik sebagai dokter spesialis sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun
  5. Mempunyai rekomendasi dari rumah sakit yang melakukan pelayanan tersier atau dari institusi pendidikan kedokteran
  6. Calon peserta program pendidikan dokter subspesialis melakukan pendaftaran dengan mengajukan permohonan ke Kolegium Anestesiologi dan Terapi Intensif sesuai bidang peminatan yang bersangkutan
  7. Kolegium melakukan seleksi lebih lanjut bagi calon peserta yang memenuhi persyaratan
  8. Calon peserta yang menjadi prioritas adalah yang berasal dari:
    1. Institusi Pendidikan Anestesiologi dan Terapi Intensif
    2. Rumah sakit yang melakukan pelayanan tersier dan memiliki sarana medik terkait

 

 

Data Kuota yang Diterima

Kuota penerimaan per-semester konsultan Intensive Care (KIC) dan Konsultan Anestesi Pediatri (KAP) bervariasi 5-10 orang dan diutamakan berasal dari Institusi Pendidikan, dalam target memenuhi kebutuhan pengajar Sp-1 yang harus tingkat Sub-Spesialis (seperti Konsultan Intensive Care dan Konsultan Anestesi Pediatri ini). Kuota akan menurun, jika 11 IPDS yang dimiliki oleh Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia sudah terisi semua dengan cukup baik (kurang lebih sampai tahun 2025).